Hari ini, Ahad, 20 November 2022. Menghadiri salah satu acara yang diselenggarakan di Gelora Joko Samudro. Acara yang dimeriahkan oleh berbagai kalangan baik siswa, guru, orangtua siswa dan masyarakat umum.
Acara begitu meriah. Terlebih diadakannya pameran pendidikan dan lomba mewarnai serta beberapa penampilan siswa seperti menari, puisi, reog, dan musikalisasi puisi.
Acara dibuka dengan sambutan wakil Bupati Gresik, yang begitu lantang dan semangat menyampaikan pidatonya. Beliau mendoakan agar guru selalu sejahtera dan diberikan rezeki yang berkah.
Pusat kegiatan ditempatkan di halaman pintu utama Gelora Joko Samudro. Dan beberapa kegiatan seperti lomba mewarnai dan stand makanan/minuman di tempatkan sekitar halaman dan area jalan menuju pintu utama.
Acara yang begitu meriah namun disini penulis melihat beberapa hal yang sekiranya dapat dijadikan pembelajaran untuk lebih baik lagi. Dimulai dari penempatan acara yang berada di area tidak cukup luas. Alangkah lebih baik jika diselenggarakan di gedung khusus atau di area dalam stadion. Disamping itu, penulis melihat kesiapan tempat agar lebih bersih dan rapi sangat diperlukan. Masih terdapat banyak genangan air dan sampah berserakan padahal akan digunakan untuk lomba mewarnai.
Tidak kalah penting walau hal kecil, tidak ditempatkannya beberapa kantong plastik sampah sehingga orang tidak membuang sampah sembarangan. Hal ini yang membuat penulis sangat miris melihatnya. Karena sebagian besar peserta yang datang adalah pelajar. Ini adalah PR Pendidikan yang mendasar.
Kemeriahan acara tidaklah cukup, namun harus dibarengi dengan penanaman nilai/value yang lebih penting. Nilai yang mendasar harus dipenuhi dahulu kemudian berlanjut ke nilai-nilai berikutnya. Ini adalah PR bersama, semua komponen. Baik sekolah, keluarga maupun masyarakat. Bagaimana menanamkan peduli kebersihan lingkungan dan melestarikan budaya yang bernilai sejarah.
Membutuhkan proses panjang namun harus dimulai sejak dini. Pendidikan anak usia dini yang lebih fokus menanamkan nilai-nilai ketimbang mendahulukan target membaca, menulis, dan berhitung. Sudah saatnya membuka mata untuk bisa belajar dari negara-negara yang lebih baik dalam hal menyiapkan sumber daya manusia.
Sekali lagi. Ini adalah PR bersama. PR Pendidikan.
Comments
Post a Comment